Author: id(dot)berita(dot)yahoo(dot)com/blogs/rumah | Re Edited By: Ucup_Mardhiono.
Banjir saat ini di Indonesia sudah menjadi suatu momok yang langganan akan terjadi bila memasuki musim hujan. Janganlah kamu menanti hingga banjir terjadi, tapi ada baiknya kamu persiapkan segalanya untuk hadapi ketika banjir terjadi. Tidak perlu panik kalau memang kamu sudah siap hadapi banjir, betapa menyenangkan bila segalanya sudah kamu siapkan terlebih dahulu sehingga kamu tidak akan banyak alami kerugian materi.
Persiapan yang seperti apakah kira - kira untuk hadapi banjir ketika terjadi di daerah pemukiman rumahmu? Beberapa persiapan yang kamu butuhkan seperti yang terdapat dalam id.yahoo.com, yaitu:
1. Kamu Cek Atap Rumah;
Pengecekan atap rumah itu sangat efektif untuk mencari tahu apa ada bagian yang retak atau rusak. Sehingga keretakan tidak akan menyebar luas dan hindarkan kebocoran. Apabila hanya retak rambut sedikit maka bisa kamu atasi dengan kawat kasa yang telah di lapis dengan antiair, sedangkan untuk retak besar maka di perlukan penanganan semacam bobok juga lakukan plester kembali.
Periksakan juga genting pada atap rumah, siapa tahu terdapat genting yang merosot atau tidak sesuai pada tempatnya. Apabila kerusakan genting sudah parah, maka lakukanlah penggantian secepatnya. Perhatikan pula kayu - kayu pada bagian atap adakah yang lapuk atau tidak. Karena kayu yang telah terkena lembab, bila tidak di atasi secepatnya, maka merupakan bagian paling di sukai oleh rayap.
Kamu perhatikanlah bagian langit - langit, apakah terdapat perubahan warna? Bila terdapat perubahan warna macam bentuk lingkaran atau kotak yang biasanya berwarna kecoklatan, maka hal tersebut merupakan suatu tanda kebocoran pada daerah tersebut. Percepatlah untuk lakukan perbaikan, karena bila tidak maka langit - langit dapat bocor atau malah runtuh dan juga sangat tidak enak di lihat.
Rutinlah kamu lakukan pemeriksaan pada bagian atap, misalnya seperti dua atau tiga bulan sekali, maka dengan begitu kamu bisa hindarkan kebocoran pada atap saat musim hujan tiba.
2. Lakukan Pengecekan Dinding dan Cat;
Cobalah kamu perhatikan dinding pada bagian dalam ataupun luar, apakah terdapat yang retak atau tidak, bila ada ya maka perlu untuk di bobok kemudian di plester lagi sebelum di cat. Bila dinding bagian luar, maka sebelumnya bisa kamu berikan lapisan tahan cuaca dan di cat dengan yang tahan air. Untuk dinding luar yang dari batu alam maka memiliki resiko dapat di tumbuhi oleh lumut lebih tinggi daripada dinding yang di cat. Bila kamu mau hindarkan lumut tumbuh, maka bisa kamu berikan lapisan pernis yang antijamur dan di lakukan setiap enam bulan cukup sekali.
3. Periksa Saluran Air;
Saluran air merupakan aspek terpenting untuk bisa cegah terjadi kebanjiran ataupun minimal banjir tidak akan terlalu tinggi dan cepat reda. Kamu lakukanlah pemeriksaan pada talang air, saluran air dari kamar mandi menuju pembuangan ke got, dan juga saluran got apakah mampat atau tidak, karena dapat cegah air menggenang.
4. Kamu Periksakan Aksesoris Pada Pekarangan Rumah;
Aksesoris yang di maksud yaitu seperti lampu taman, ataupun hal lainnya yang terhubung dengan saluran listrik yang terdapat pada pekarangan rumah kamu. Barang kali terdapat kabel yang sudah tidak layak macam terkelupas ataupun terputus karena hal tersebut sangat berbahaya. Juga aksesoris penghias keindahan macam pohon besar ataupun yang bercabang, maka lakukanlah penebangan pada bagian cabang pohon yang sudah rapuh guna hindarkan jatuh ketika hujan sedang besar dengan di sertai angin.
Ketika Banjir Tiba
Panik bukanlah hal terbaik untuk kamu lakukan, yang pertama yaitu pastikan posisi pasangan kamu, anak kamu, dan keluarga kamu yang di dalam rumah dalam posisi aman dengan tinggi jauh dari jangkauan air. Lalu kamu segera untuk mengamankan ketiga hal lainnya yang penting, yaitu: gas, listrik, dan keran air. Ketiganya harus dalam kondisi di matikan, bisa juga langsung saja kamu matikan dari sumber box sekring listrik rumah kamu.
Percepat untuk kamu lakukan pencabutan seluruh barang elektronik dari listrik dan segera ambil karung pasir yang sebelumnya telah di persiapkan dalam kondisi kering, lembaran seng, atau hal lainnya untuk menutupi celah supaya air tidak masuk lebih banyak dan cepat, kemudian kamu pindahkanlah barang - barang yang memiliki nilai berharga ke tempat tinggi jauh dari jangkauan air sehingga dapat meminimalkan kerugian materi.
Setelah itu kamu ambillah tas atau koper yang berisi dokumen sangat penting yaitu seperti akta tanah, ijasah kamu pasangan kamu dan anak, kartu keluarga, dan surat berharga lainnya yang telah kamu siapkan di masukkan ke dalam tas atau koper. Lalu cari tempat tinggi tempat keluarga kamu berada. Karena sesungguhnya keselamatan jiwa jauh lebih penting daripada materi.
Benar - benar persiapan yang luar biasa kalau memang kamu lakukan seperti pada artikel di atas. Maka dari itu, beritahukanlah kepada rekan, tetangga, sahabat, dan juga saudara - saudara kamu tentang persiapan untuk hadapi banjir dengan gunakan SMS Masking. Ya karena SMS Masking itu sejenis dengan SMS Gateway yang sangat memudahkan kamu sebarkan SMS ke puluhan ribu nomor dalam sekali pengiriman. Okay baiklah, rupanya kamu masih ingin baca - baca artikel lainnya, ada nih yang juga menarik yaitu berjudul Facebook Di Paksa Untuk Ubah Kebijakan Mengenai Kerahasiaan Pemakai.
Tidak ada komentar:
Poskan Komentar